Detail Berita

Rabu, 5 November 2025 telah diadakan Monitoring & Evaluasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan,dan Keluarga Berencana) bertema "Anak Terlindungi, Remaja Mandiri, Keluarga Harmoni. Kegiatan hari ini diselenggarakan di Aula Kecamatan Tretep, dan  dihadiri oleh seluruh kepala desa, ketua TP PKK Desa, Penyuluh KB, Pendamping PKH, dan Kader PPKBD se Kecamatan Tretep. 
Acara dibuka oleh Camat Tretep, Iwan Siswanto, S.Si, M.M, yang dalam sambutannya beliau mengungkapkan antusiasme nya atas terpilihnya Tretep sebagai salah satu dari 4 pilot project Kecamatan Berdaya. Dengan adanya hal ini bisa menjadikan pembangunan Tretep yang lebih maju, dan berharap agar kecamatan berdaya ini tdk hanya sekedar SK, namun benar?2; bisa di maksimalkan dan di manfaatkan untuk  mengembangkan potensi dan peran seluruh warga Tretep, mulai anak-anak, remaja,hingga  dewasa.
Materi pertama disampaikan oleh Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Tretep, Bp Sufron Nadhif, A.Md, yg menyampaikan review program  Bangga Kencana yg sudah terlaksana di Kec. Tretep. Dalam paparannya beliau memyampaikan bahwa saat ini Kecamatan Tretep merupakan salah satu Kecamatan dengan  kepesertaan KB tertinggi, dengan prosentasi 85,9%. Selain itu pembinaan terhadap kelompok kegiatan seperti BKB , forum anak kecamatan, dan  juga PIK remaja sudh dilaksanakan dalam rangka pembangunan keluarga berkualitas. Namun saat ini baru ada 3 desa yang memiliki  SK Kampung KB, dan memnghimbau  untuk desa lain segera menyusun Sk Kampung KB. Karena kampung KB sebetulnya bukan hal yg baru, karena sebetulnya kegiatan?2;nya sudah biasa dilaksanakan. 
Materi selanjutnya mengenai penekanan tentang Program Penyuluhan Bangga Kencana Ramah Perlindungan Perrmpuan dan Peduli Anak  disampaikan oleh Sekretaris DPPPAPPKB Kab Temanggung, Bp. Khabib Mualim.,S.KM., M.Kes., M.M.  yang menekankan terkait pembangunan kelarga dapat dilakukan melalui pendampingan balita, remaja, lansia, dan  keluarga. 
Dengan adanya kecamatan berdaya ini harapannya bisa menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran dalam perlindungan perempuan, dan anak serta pembangunan keluarga yg lebih baik.