Detail Berita

Temanggung, 10 Desember 2025 — BPBD Temanggung bersama unsur lintas sektor melakukan peninjauan dan penanganan cepat terhadap kejadian tanah longsor di Dusun Gondang, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, pada Rabu (10/12). Peninjauan dilakukan pada pukul 19.00 WIB setelah longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB akibat hujan berintensitas tinggi.

Longsor terjadi pada tebing setinggi 8 meter dan panjang 14 meter yang berada tepat di belakang permukiman warga. Material longsoran menimpa dua rumah dan mengancam fasilitas lingkungan berupa jalan kampung.

Rumah pertama yang terdampak adalah milik Isatomi (31), dihuni 1 KK dengan 2 jiwa dan 1 balita, mengalami kerusakan pada bagian dapur seluas 8 meter dengan tinggi 2 meter. Rumah kedua milik Tahyun (46) mengalami kerusakan pada bagian tempat usaha dengan dimensi kerusakan serupa. Selain itu, jalan kampung berupa rabat beton sepanjang 14 meter dengan lebar 1 meter terancam putus.

Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp7.859.810. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Sebagai upaya penanganan darurat, BPBD Temanggung bersama pemerintah desa, TNI, Polri, Tagana, SAR Macan Gunung Perahu, dan masyarakat melakukan penutupan area longsor menggunakan terpal untuk mencegah longsor susulan mengingat kondisi tanah yang masih sangat labil dan potensi hujan lanjutan.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi peresapan air ke badan tebing sekaligus menambah stabilitas sementara hingga penanganan lebih lanjut dapat dilakukan. Area terdampak juga telah dipasangi pembatas agar warga tidak mendekat ke zona berbahaya.

BPBD Temanggung mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar tebing rawan, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan baru.

Pemantauan kondisi tebing dan lingkungan sekitar lokasi terdampak akan terus dilakukan hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya.