Detail Berita

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, pada Selasa (30/12/2025) sore, menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Toleh, Desa Kaloran. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat setempat.

Longsor terjadi pada tembok dan pondasi kebun milik Ibu Sarmini dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar pondasi serta tembok kurang lebih 2 meter. Material longsoran kemudian menimpa sebuah warung sembako milik Bapak Yamjar yang berada di bawahnya, sehingga bangunan warung berukuran sekitar 4 x 6 meter mengalami kerusakan berat. Hingga saat ini, pembersihan material maupun perbaikan belum dilaksanakan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Temanggung bersama unsur Polri, Pemerintah Desa, dan masyarakat melakukan tinjau lokasi pada Selasa malam sekitar pukul 18.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendataan, asesmen dampak, serta koordinasi awal penanganan pascakejadian.

Akibat kejadian tersebut, dua kepala keluarga dengan total tiga jiwa terdampak. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp26.500.000, dengan rincian kerusakan pada kebun milik Ibu Sarmini sebesar Rp6.500.000 dan warung sembako milik Bapak Yamjar sebesar Rp20.000.000.

BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak di lokasi kejadian, antara lain pembersihan material longsor, perbaikan bangunan terdampak, serta kebutuhan bahan bangunan berupa semen. Upaya yang telah dilakukan saat ini meliputi koordinasi dengan pihak terkait serta pendataan dan tinjau lokasi.

 

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan sekitar.