Temanggung – Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta terus memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 90S sejak 29 Desember 2025. Sistem tersebut kemudian bertransformasi menjadi Siklon Tropis IGGY pada 1 Januari 2026 pukul 10.00 WIB. Berdasarkan hasil analisis pada pukul 13.00 WIB, Siklon Tropis IGGY berada pada kategori 1 dengan posisi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat, sekitar 12,5° Lintang Selatan dan 107,9° Bujur Timur.
TCWC memprediksi kecepatan angin maksimum Siklon Tropis IGGY berpotensi meningkat menjadi kategori 2 dalam 24 jam ke depan. Pergerakan sistem diprakirakan mengarah ke tenggara dan menjauhi wilayah Indonesia, namun dampak tidak langsungnya masih berpotensi dirasakan di sejumlah wilayah.
Dampak tidak langsung Siklon Tropis IGGY diperkirakan berlangsung hingga 2 Januari 2026 pukul 13.00 WIB, berupa peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
Sebagai bagian dari wilayah Jawa Tengah, Kabupaten Temanggung berpotensi terdampak berupa peningkatan curah hujan, angin kencang sesaat, serta kondisi tanah yang menjadi lebih labil. Situasi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor, banjir lokal, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas masyarakat, terutama di daerah rawan bencana.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat Kabupaten Temanggung diimbau untuk tetap tenang namun waspada, menghindari aktivitas di area berisiko tinggi seperti lereng curam dan bantaran sungai, serta memastikan saluran air di lingkungan sekitar tetap berfungsi dengan baik. Masyarakat juga diminta untuk selalu memantau informasi resmi cuaca dan kebencanaan serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem demi keselamatan masyarakat.
SMARTCITY TEMANGGUNG