BPBD Kabupaten Temanggung melakukan kegiatan tinjau lokasi kejadian tanah longsor pada Rabu, 24 Desember 2025 pukul 07.30 WIB di Dusun Krajan RT 07 RW 02 Desa Campurejo, Kecamatan Tretep.
Tanah longsor tersebut terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 sekitar pukul 03.15 WIB, dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil. Longsoran berasal dari tebing jalan dan mengakibatkan material longsor menimpa rumah milik Bapak Basori, sehingga tembok rumah mengalami kerusakan sedang hingga jebol dengan perkiraan ukuran 10 x 5 meter. Selain itu, longsoran juga mengancam rumah milik Bapak Sukir dan Bapak Sujud yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan dari Kepala Dusun setempat, dampak kejadian ini menyebabkan 2 Kepala Keluarga (5 jiwa) terdampak, dengan kerugian material diperkirakan sebesar Rp 5.945.180. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, telah dilakukan kerja bakti pembersihan material longsor secara gotong royong oleh warga bersama unsur terkait. Kegiatan penanganan melibatkan personel gabungan dari BPBD Kabupaten Temanggung, TNI, POLRI, Dinas Sosial, Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat.
Upaya yang telah dilakukan antara lain koordinasi lintas sektor, pendataan dan peninjauan langsung di lokasi kejadian, serta pemberian bantuan logistik kepada warga terdampak. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan dalam penanganan lanjutan adalah perbaikan tembok rumah yang rusak dan penyediaan semen.
BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah.
SMARTCITY TEMANGGUNG