Temanggung, Media Center - Komisi C DPRD Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah melakukan pengecekan ke sejumlah pasar daerah yang tahun ini diperbaiki melalui alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp1,6 miliar, Rabu (6/5).
Pengecekan ini untuk menentukan prioritas perbaikan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif.
Wakil Ketua Komisi C DPRD, Slamet Eko Wantoro mengatakan pasar daerah yang diperbaiki adalah pasar daerah Ngadirejo, Parakan, Pingit, Kranggan, Temanggung, dan Candiroto.
Ia mengatakan, kerusakan di enam pasar daerah ini hampir sama yakni perbaikan atap bocor, saluran air, serta lantai pasar yang sudah rusak dan mengganggu aktivitas pedagang maupun pengunjung.
"Kita menyelesaikan permasalahan ini, sehingga seperti kebocoran, lantai yang tidak rata yang sekiranya membahayakan pedagang itu bisa diselesaikan lebih awal, kita memang berharap betul bahwa fasilitas pemda itu kelihatan bagus, nyaman, dan indah, jadi animo masyarakat untuk berbelanja dipasar lebih besar," katanya.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, dari Dinkopdag Temanggung, Setyo Widodo menegaskan melalui perbaikan insfrastruktur ini pasar tradisional di Temanggung menjadi lebih nyaman, aman, dan dapat meningkatkan geliat ekonomi masyarakat setempat, sekaligus mampu berdaya saing di tengah persaingan dengan pasar modern.
"Ada beberapa yang menjadi prioritas perbaikan, seperti tadi disampaikan bahwa tangga dipasar Ngadirejo ini sangat urgen kita laksanakan, karena memang akses utama untuk menuju ke lantai dua, dan beberapa pasar daerah yang lain nanti kita upayakan perbaikan prioritas juga, terutama kebocoran atap," katanya.
S
Smart Economy (Ekonomi Cerdas)
Smart City Temanggung
SMARTCITY TEMANGGUNG