TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berkomitmen menjaga kelestarian seni budaya lokal. Langkah nyata ini dibuktikan melalui digelarnya seleksi penari baru untuk kelompok tari bentukan Pemerintah Daerah, "Satria Bumi Phala". Kegiatan seleksi ini berlangsung dengan penuh antusiasme di Gedung Sasana Bumi Phala Kabupaten Temanggung pada Selasa (30/6/2026).
Audisi ini sengaja digelar dengan dua misi utama: meningkatkan kembali minat generasi muda terhadap seni tari Jaran Kepang yang menjadi ikon budaya Temanggung, sekaligus memperbanyak anggota (member) kelompok tari Satria Bumi Phala agar semakin solid dan berkembang.
Sebanyak 16 remaja dari berbagai wilayah di Kabupaten Temanggung ikut serta dalam audisi ini. Mereka adalah para pemuda-pemudi yang tidak hanya memiliki ketertarikan kuat, tetapi juga membawa bakat dan kreativitas luar biasa di bidang tari Jaran Kepang.
Di hadapan para tim penilai, para peserta menunjukkan kebolehan mereka dalam membawakan gerakan-gerakan dinamis nan ritmis khas Jaran Kepang. Sorot mata tajam dan gerakan yang bertenaga memperlihatkan keseriusan mereka untuk bisa bergabung dengan kelompok tari kebanggaan daerah tersebut.
"Seleksi ini bukan sekadar mencari penari yang mahir secara teknik, tetapi juga mencari remaja yang memiliki jiwa dan rasa cinta mendalam terhadap kelestarian budayanya sendiri," papar Joko salah satu yang dituakan di Satria Bumi Phala.
Kabupaten Temanggung memang dikenal sangat lekat dengan tradisi Jaran Kepang. Melalui kelompok "Satria Bumi Phala", Pemerintah Daerah berharap seni tradisional ini tidak lekang oleh zaman dan justru bisa tampil lebih atraktif tanpa kehilangan kesakralan nilai aslinya di tangan para penerus bangsa.
Dengan bertambahnya anggota baru nantinya, Satria Bumi Phala diharapkan dapat lebih aktif tampil dalam berbagai ajang, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional, sekaligus menjadi wadah positif bagi remaja Temanggung untuk menyalurkan bakat seni mereka.
SMARTCITY TEMANGGUNG