Pengembangan Desa Wisata Tlogowero diarahkan tidak hanya pada pemanfaatan potensi alam dan pertanian, tetapi juga pada penguatan pengalaman wisata yang mengintegrasikan sektor pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, serta kehidupan masyarakat lokal. Potensi agrikultur yang dimiliki desa dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata edukasi melalui kegiatan seperti pengenalan budidaya pertanian, aktivitas bercocok tanam, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan produk lokal yang memiliki nilai tambah.
Peningkatan kualitas SDM pengelola Desa Wisata Tlogowero juga menjadi faktor kunci. Masyarakat dan pengelola perlu memiliki kemampuan dalam pelayanan wisata, pengelolaan destinasi, hospitality, pembuatan konten digital, pemasaran, pengembangan paket wisata, hingga pengelolaan usaha pariwisata. SDM yang kompeten diharapkan mampu mengubah potensi yang ada menjadi produk wisata yang inovatif, menarik, dan berkelanjutan.
SMARTCITY TEMANGGUNG