Pengembangan perangkat hama berbasis teknologi pintar ini dirakit mandiri oleh mahasiswa dari tahap awal hingga siap pakai. Seluruh proses pembuatan mendapatkan bimbingan intensif dari tim dosen lintas disiplin ilmu, meliputi bidang: Teknik Elektro; Agroekoteknologi dan Administrasi Bisnis; serta berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Desa Campuranom dan kelompok tani lokal.
"_Light Trap_ Berbasis Energi Surya yang kami kembangkan tidak hanya memanfaatkan energi surya sebagai sumber listrik, tetapi juga mengintegrasikan berbagai inovasi, seperti _solar tracking_ untuk mengoptimalkan penyerapan energi matahari, _blower_ otomatis berbasis sensor _proximity_ untuk meningkatkan efektivitas penangkapan hama, dan tiang _adjustable_ yang dapat disesuaikan dengan tinggi tanaman," jelas Henry Prasetyo Nugroho selaku Koordinator Desa KKN-T IDBU Tim 21 Universitas Diponegoro saat ditemui Tim MediaCenter, Kamis (6/8/2026) siang.
"Melalui inovasi _light trap_, kami berharap petani dapat memperoleh teknologi pengendalian hama yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan efektif, sekaligus mendukung penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menuju sistem pertanian yang berkelanjutan," tandas Henry. (KKN-T;Nin;EKp)
Selengkapnya Cek Link Bio????????????????????????
https://mc.temanggungkab.go.id/frontend
https://www.instagram.com/p/DbuPEIdk2vm/?img_index=1