Temanggung – Pada hari Selasa Bulan September (01-09-26) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui Bidang Kebudayaan berserta salah satu Tim Ahli Cagar Budaya bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah melakukan pemetaan sekaligus pendataan ulang situs watu ambal yang berada di Delta Sungai Gandul, Desa Tlahap, Kec. Kledung.
Watu Ambal adalah situs arkeologis berupa susunan tangga batu dengan orientasi arah timur laut-barat daya. Tangga ini memiliki kemiringan lebih dari 45 derajat dengan panjang lebih dari 25 meter. Lokasinya di lereng bukit dengan ujung tangga langsung menuju tebing jurang.
Menimbulkan banyak pertanyaan, sebab di sekitar tempat tersebut tidak banyak di temukan peninggalan arkeologis lain. Hanya sebuah lingga semu dan sebuah kemuncak yang menyerupai yasti yang berada di lokasi ini.
Pada kiri kanan bukit tempatnya berdiri diapit oleh dua sungai, Sungai Gedol dan Sungai Galeh di kiri kanan dan kemudian bertemu menjadi satu aliran sungai atau tempuran didepannya.
Tangga batu semacam ini disebut pula dengan nama Ondo Budo yang banyak tersebar di wilayah dataran tinggi Dieng. Namun tidak seperti Ondo Budo yang ada di Dieng ataupun Wonosobo, yang terkesan ditata sekedarnya, Watu Ambal disusun sangat rapi, memiliki lebar yang konsisten, lurus, dengan potongan batu yang presisi.
SMARTCITY TEMANGGUNG