Temanggung – Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Temanggung Tahun Anggaran 2026 telah disetujui oleh DPRD bersama Bupati Temanggung pada rapat paripurna DPRD, Kamis (25/9/2026)
Sebelumnya perubahan APBD telah dibahas oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) selama tiga hari, terhitung 21 – 23 September 2026
Mahzum juru biacara Banggar menyampaikan bahwa perubahan APBD tidak mengalami banyak perubahan baik dari sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan, dibandingkan kesepakatan perubahan KUA-PPAS pada 14 September 2026. Meskipun terdapat beberapa pergeseran anggaran dan catatan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah
Salah satunya pengalihan anggaran pembangunan City Walk sebesar Rp1,4 miliar untuk kegiatan rekonstruksi ruas jalan Kranggan-Kaloran. Pergeseran dilakukan karena waktu yang tersedia dinilai tidak mencukupi untuk pelaksanaan pembangunan City Walk.
Atas perubahan itu, Banggar meminta pemerintah daerah melakukan penyesuaian penanganan segmen jalan pada anggaran tahun berikutnya. Bahkan,anggaran kegiatan untuk perbaikan jalan dapat ditambah jika memungkinkan. Mengingat masih banyak pekerjaan rumah seperti ruas jalan Gemawang-Ngadisepi yang terdampak longsor sejak 2022
Untuk itu DPRD mendorong agar pemerintah daerah dapat mencari solusi penanganan ruas jalan tersebut karena merupakan akses utama mobilisasi bagi masyarakat di wilayah setempat.
“Ini sudah empat tahun. Badan Anggaran mendorong betul upaya-upaya pemerintah daerah untuk mencari cara agar ruas jalan tersebut segera bisa tertangani,” ujar Mahzum.
Selain itu DPRD juga meminta agar ada perbaikan terkait dengan pengelolaan barang milik daerah melalui digitalisasi dan manajemen asset yang lebih baik
DPRD berharap seluruh program prioritas daerah dapat dijalankan dengan baik, terutama yang berkaitan langsung dengan peningkatan pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi daerah.
“Mari kita kawal bersama pelaksanaannya dengan semangat kolaborasi dan pengawasan yang konstruktif,” pungkas Yunianto, Ketua rapat
SMARTCITY TEMANGGUNG