Kabupaten Temanggung tidak hanya terkenal dengan keindahan alam pegunungannya dan kualitas tembakaunya yang mendunia. Di balik sejuknya udara lereng Gunung Sindoro, tersimpan sebuah jejak sejarah agung dari masa klasika Jawa Tengah. Jejak itu bernama Candi Pringapus, sebuah candi Hindu yang berdiri anggun dan menyimpan sejuta cerita dari abad ke-9.
Mari kita telusuri lebih dalam mengenai sejarah, keunikan arsitektur, dan daya tarik dari candi yang eksotis ini.
Sekilas Sejarah Candi Pringapus
Candi Pringapus terletak di Desa Pringapus, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Berdasarkan prasasti yang ditemukan di sekitar kompleks candi (dikenal sebagai Prasasti Pringapus berangka tahun 850 Masehi), candi ini dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Mataram Kuno).
Candi ini bersifat Hindu Siwa, yang tercermin erat dari arca-arca dan relief yang menghiasi dindingnya. Dahulu, Candi Pringapus merupakan bagian dari kompleks percandian yang lebih luas, berpasangan dengan Candi Perot yang letaknya tidak jauh, namun kini Candi Perot telah runtuh akibat bencana alam.
Keunikan Arsitektur dan Relief yang Menakjubkan
Meskipun ukurannya tergolong kecil dibandingkan dengan Candi Prambanan atau Candi Borobudur, Candi Pringapus memiliki tingkat detail pahatan yang sangat luar biasa halus dan indah.
Berikut adalah beberapa daya tarik utama dari arsitektur Candi Pringapus:
- Fungsi sebagai Candi Perwara: Candi Pringapus yang berdiri saat ini sebenarnya merupakan candi perwara (candi pendamping/penjaga) yang menghadap ke arah barat.
- Arca Nandi yang Megah: Di dalam bilik utama (garbagriha) candi, terdapat sebuah arca Nandi (lembu kendaraan Dewa Siwa) yang digambarkan dalam posisi mendekam. Arca ini dipahat dengan sangat detail, lengkap dengan hiasan kalung lonceng dan pelana yang tampak realistis.
- Relief Hapsara dan Hapsari: Pada dinding luar candi, terdapat relief sepasang makhluk surgawi (Hapsara dan Hapsari) yang digambarkan tengah memegang kuntum bunga. Pahatan ini sangat luwes, menunjukkan tingginya cita rasa seni para pemahat di zaman Mataram Kuno.
- Hiasan Kala yang Khas: Di atas ambang pintu masuk candi, terdapat pahatan kepala Kala (raksasa penjaga) yang digambarkan lengkap dengan rahang bawah dan kedua tangannya yang memegang ular—sebuah gaya khas transisi seni rupa Jawa Tengah menuju Jawa Timur.
Catatan Sejarah: Keberadaan arca Nandi tanpa adanya arca Siwa atau lingga-yoni utama memperkuat teori bahwa dahulu di dekat Candi Pringapus berdiri sebuah candi induk yang jauh lebih besar, tempat bersemayamnya arca Dewa Siwa.
Lokasi dan Akses Menuju Candi
Secara geografis, Candi Pringapus berada di daerah dataran tinggi yang sejuk. Lokasinya berjarak sekitar 22 kilometer ke arah utara dari pusat kota Temanggung.
- Rute: Anda dapat mengambil jalur menuju Kecamatan Ngadirejo. Setibanya di pasar Ngadirejo, perjalanan dilanjutkan mengikuti papan petunjuk arah menuju Desa Pringapus.
- Suasana Sekitar: Perjalanan menuju candi menyuguhkan pemandangan ladang sayur, kebun tembakau, dan latar belakang Gunung Sindoro yang megah, menjadikannya rute yang sangat menyegarkan mata.
Mengapa Anda Harus Mengunjungi Candi Pringapus?
Mengunjungi Candi Pringapus bukan sekadar berwisata foto, melainkan sebuah perjalanan kontemplatif untuk menghargai warisan leluhur. Kompleks candi ini dirawat dengan sangat bersih dan dikelilingi oleh taman bunga yang rapi, memberikan atmosfer yang tenang, damai, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Bagi para pencinta sejarah, fotografer, maupun wisatawan keluarga, Candi Pringapus adalah destinasi yang sempurna untuk mengagumi mahakarya seni rupa batu dari masa keemasan Nusantara.
Â
SMARTCITY TEMANGGUNG